Langsung ke konten utama

SEPERTI KITA SAYANG


Ternyata, Tuhan itu memang luar biasa
Menjadikan definisi bahagia menjadi sangat sederhana
Seperti kita, Sayang
Kamu tau kenapa?
Lihatlah! Apa-apa yang tidak terduga, dijadikan nya maha karya istimewa
Seperti kita, Sayang
Dua hal ganjil yang ahirnya saling menggenapkan
Dua jiwa yang berbeda tapi kini selalu ingin bersama
Dua hati yang sempat putus asa, tapi kini bertukar rasa
Tuhan memang luar biasa
Hujan waktu itu, digantinya dengan pelangi serba lucu
Langit gelap mengangkasa, digantinya dengan purnama warna indah
Iya, itu semua Tuhan wujudkan dalam bentuk kamu sayang
Kamu pelangiku, Kamu purnamaku
Aku heran, kenapa kamu yang Tuhan kirimi
Padahal, kita hanya seperti ruang kosong yang tidak akan saling mengisi
Lucunya, sekarang kita bisa saling memuja
Disaat kita tau masing-masing dari kita tidak sempurna
Aku tidak ingin menyimpulkan apa-apa
Soal alasan Tuhan mempercayaimu menemukanku
Tapi yang pasti aku yakini
Kamu adalah orang yang aku cintai
Yang aku ingini membersamaiku
Mendampingi di dunia, hingga menuju kehidupan selanjutnya
Jadi, kamu tau, bahagia itu . . .
Seperti kita, Sayang 😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sembuh Untuk Sakit

  "Aku ada salah ya?" "Kenapa diam?" "Aku buat salah apa, ndre?" "Andre!" …. Alarm jam handphone ku berbunyi. Jam digital yang tampak itu menunjukkan pukul lima tepat. Mataku yang masih terasa berat kupaksa terbuka agar tak lagi menyambangi dunia mimpi yang sebenarnya tidak terlalu indah-sama sekali tidak indah-. Dengan menarik napas agak panjang dan melepaskannya pelan-pelan, doa pagi kupanjatkan demi mengharap kebaikan untuk satu hari lagi yang bahkan sebelum dimulai sudah terasa panjang. "Tuhan, satu hari lagi. Bantu hamba. Mudahkan, lancarkan, segalanya. Kuatkan dari sisi manapun. Tidak ada air mata. Tidak ada kecewa." Berbekal doa itu, tubuhku sedikit terasa lebih tenang. Aku bergegas menuju kamar mandi. Menyeka sedikit demi sedikit tubuh yang terasa semakin ringkih. Bukan. Bukan karena dimakan usia. Bukan pertanda aku sudah tua. Tapi tubuh ini, sudah terlalu lemah menopang segala sesak perjalanan setiap harinya.  Empat puluh lima ...

IKHLAS ITU APA?

Suara motor lalu lalang terdengar samar dari atas sini Suara kipas angin berebut meramaikan pagi hari Suara hati? Entahlah. Sudah beberapa hari hati seperti dibungkam Ia tak mendapat hak nya untuk menyuarakan perasaan Ada yang sedang ia tahan Gejolak amarah, kecewa, luka, berbentur membentuk lebam Kasihan sekali hatiku Dipukul hancur oleh keadaan Dipaksa mundur oleh keegoisan Suara hati? Entahlah. Beberapa hari yang lalu, ia berdalih sudah mengikhlaskan Tapi pagi ini, hari ini Mengapa masih saja berkutat dengan kenangan-kenangan? Mengapa masih saja enggan beranjak dari harapan-harapan? Suara hati? Entahlah. Definisi ikhlas seperti apa yang ia maksudkan, Ketika masih saja 'orang itu' yang ia ingat dikedip terakhirnya sebelum tidur Definisi ikhlas seperti apa yang ia maksudkan, Ketika masih saja 'orang itu' yang ia gemakan dilangit kamar kosan sempit Definisi ikhlas seperti apa? Suara hari? Entahlah. Aku prihatin kepada hatiku Aku prihatin Ia ta...

PURNAMA DI UJUNG KASIH #2

              Apa yang paling melegakan selain bahwa kita tahu ada seseorang yang mencintai kita dengan sangat baik? Apa yang paling menyenangkan selain bahwa kita sadar cintanya seperti tetesan hujan yang akan datang lagi dan lagi. Tak peduli badai yang menyertai, kilat yang menghantui, tapi dia tetap bertahan demi kita. Apa yang lebih membahagiakan?             Di sudut ruang kelas di salah satu universitas, aku memandangi nya sambil memegangi gadget ku yang masih terpasang charger. Dia sibuk memainkan gadgetnya, entah apa yang sedang menarik perhatiannya. Hiruk suara satu dua teman yang sedang membicarakan entah apa terdengar. Mungkin sedang membahas persiapan diesnatalis organisasi atau cerita semalam saat ngopi di café. Dua tiga teman yang lain terlihat baru masuk kelas, wajahnya masih kusut. Kentara sekali mereka baru bangun tidur. Padahal kuliah kali ini pukul 4 so...